Senin, 19 Agustus 2013

Silaturrohmi Idul Fitri

Hari raya Idul Fitri telah tiba. Saatnya umat Islam saling bermaafan dalam bingkai silaturahmi, sebagai penyempurna untuk menggapai ampunan Allah, setelah sebulan penuh kita berlomba untuk meraih ampunan Ilahi. Selesai salat Id, dilanjutkan dengan saling silaturahmi di antara tetangga, karib kerabat dan handai taulan. Walaupun bermaafan bukan berarti di luar hari Idul Fitri ini dihindari, melainkan menjadikan momentum saat ini yang juga tepat untuk bersama-sama kita jalani karena Allah SWT. Dengan berakhirnya bulan Ramadan tahun ini, marilah kita jalani kehidupan kembali ke fitrah kita, sebagai insan Allah SWT yang bertauhid, dan dengan semangat yang baru pada Hari Raya Idul Fitri, terutama diawali dengan kegiatan bernilai ibadah pula, yakni silaturahmi. Dalam perjalanan sirah (sejarah Islam), Nabi Muhammad SAW saat menjalankan salat idul fitri di tanah lapang, beliau selalu berbeda jalan ketika berangkat dan pulang dari masjid. Hal ini memiliki maksud, yaitu beliau SAW setiap waktu ingin selalu memperbanyak silaturahmi dengan masyarakat. Kedahsyatan manfaat silaturahmi akan menjadikan kita senantiasa berniat untuk bersilaturahmi. Setidaknya silaturahmi yang baik akan menambah saudara baru dan mempereratnya, menambah wawasan dan ilmu serta semakin menambah kekuatan bagi ukhuwah kita. Sering terjadinya salah paham karena lemahnya komunikasi akibat jarangnya bersilahturami. Pendek kata, silaturahmi yang teratur dan terprogram dengan baik adalah bagian kunci suksesnya ukhuwah. Silaturahmi tidak sekadar bersentuhan tangan atau memohon maaf belaka. Ada sesuatu yang lebih hakiki dari itu semua, yaitu aspek mental dan keluasan hati. Hal ini sesuai dengan asal kata silaturahmi itu sendiri, yaitu shilat atau washl, yang berarti menyambungkan atau menghimpun, dan ar-rahiim yang berarti kasih sayang. Makna menyambungkan bermakna pada sebuah aktivitas yang asalnya tidak tersambung. Menghimpun menunjukkan makna sesuatu yang tercerai-berai dan berantakan, menjadi sesuatu yang bersatu dan utuh kembali. Tentang hal ini Rasulullah SAW bersabda, “Yang disebut bersilaturahmi itu bukanlah seseorang yang membalas kunjungan atau pemberian, melainkan bersilaturahmi itu ialah menyambungkan apa yang telah putus” (HR Bukhari). Bersilaturahmi berarti pula menciptakan pola pergaulan bernuansa kasih sayang dari hati ke hati karena Allah SWT. Hal ini, insya Allah, akan terasa sangat indah dan menyenangkan. Pergaulan yang dilakukan karena rekayasa demi kepentingan ‘sesaat’ tidak akan pernah langgeng dan cenderung menimbulkan masalah. Oleh karena itu, menjadi sangat penting bagi kita untuk menyadari bahwa silaturahmi tidak hanya terlihat lahiriah saja, namun harus melibatkan pula aspek hati. Dengan semua ini, kita akan mempunyai kekuatan untuk bisa berbuat lebih baik dan lebih bermutu daripada yang dilakukan orang lain pada kita.
selengkapnya

Sabtu, 15 Juni 2013

SK Belum Keluar Bukan Kiamat

Jakarta (Dikdas): Menanggapi sejumlah guru yang gelisah lantaran namanya belum terjaring dalam aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sehingga terancam tak mendapat tunjangan, Sumarna Surapranata, Ph.D., Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar, mengatakan mereka tak perlu khawatir. Jika data belum terjaring, kemungkinan besar pengisian instrumen pendataan oleh operator sekolah belum lengkap. Maka yang perlu dilakukan adalah melengkapi instrumen pendataan. “Bagi guru yang tidak keluar SK-nya sekarang, itu bukan kiamat. Silakan melengkapi persyaratan-persyaratan, nanti di tengah jalan akan keluar. Haknya dari bulan Januari tidak hilang,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 9 April 2013. Setelah data lengkap dan Surat Keputusan (SK) keluar, guru mendapat tunjangan secara rapel tanpa ada pemotongan sepeserpun. Sumarna mengakui, penjaringan Dapodik belum mencapai 100 persen. Itu terjadi lantaran banyak kendala di lapangan, seperti terbatasnya akses dan jaringan internet di sebuah daerah. Namun jumlahnya kecil, kini sekitar 3,5 persen. Tapi bukan berarti pihaknya tinggal diam. Selain melalui Dapodik, penjaringan data dilakukan pula dengan pengecekan secara manual. Operator sekolah yang bersangkutan dihubungi baik melalui telepon, pesan layanan singkat, ataupun surat. Kepala sekolah dan dinas pendidikan setempat juga turut dihubungi. Dengan begitu, penjaringan instrumen pendataan akan cepat tuntas. Sumarna menyampaikan, tunjangan khusus yaitu tunjangan untuk guru-guru yang mengabdi di kawasan yang tergolong daerah khusus telah tersalur 100 persen. Dana tunjangan dikirim ke rekening masing-masing guru. “Kalau tunjangan profesi baru tersalurkan sekitar 40 persen,” ungkapnya.* (Billy Antoro)
selengkapnya

Minggu, 09 Juni 2013

U K K SD se Kab.Malang




Malang - setelah Ujian Nasional dan kelulusan siswa akhir tahun, giliran ujian kenaikan kelas akan dihadapi siswa. Paling  awal Juni, ujian kenaikan kelas sudah dimulai, baik untuk siswa SD, SMP, maupun SMA sederajat. Akan tetapi, beberapa sekolah sudah memulai ujian kenaikan kelas pada minggu keempat Mei.  “Ada juga yang diakhir Mei ini sekitar tanggal 27 Mei sudah mulai ujian kenaikan kelas,”
 Ujian kenaikan kelas memang tidak semuanya serentak, karena tergantung kepada sekolah masing-masing. Karena pelaksanaan Ujian kenaikan kelas tergantung kepada hari efektif belajar dan mengajar masing-masing sekolah.

Jika pada tahun ajaran baru sekolah lebih awal masuk, maka pelaksanaan ujian bisa lebih cepat dimulai. “Yang penting hari efektif tak berkurang, ada sekolah yang masuk duluan atau seminggu sebelum sekolah lain masuk, maka diujung tahun dia akan duluan ujian,” jelasnya. Dan sekolah yang akan mengadakan workshop dipastikan akan melaksanan ujian lebih awal.

Sebagai hasil dari ujian kenaikan kelas, setiap siswa akan menerima rapor. Rapor menurut jadwal akan dibagikan pada tanggal 20 Juni, dan mulai tanggal 23 Juni libur panjang siswa dimulai.
Sebagaimana diketahui pelaksanaan ujian akhir bagi siswa kelas terakhir baik tingkat SD hingga SMA/sederajat baru saja usai dilaksanakan. Dan saat ini bagi siswa kelas akhir /SD yang mengikuti ujian akhir, tinggal menunggu pengumuman kelulusan yang rencana pengumumamnnya tanggal 8 Juni 2013. Kabar terakir yang kami dengar untuk SD LULUS 100%  Dan untuk SDN Sukorejo 1 Gondanglegi peringkat 7 tingkat Kecamatan

selengkapnya

Selamat Tahun Baru 2013 !!! .

 
Powered by Blogger